Sunday, April 26, 2009

What is Love?

Aku punya banyak sekali arti cinta. Setiap orang maknanya berbeda-beda. Setiap makna aku tulis di buku. Membacanya, membacanya, membacanya. Tapi benarkah begitu?

Aku terus mencari, dan mencari. Apa benar begitu?
Seorang kawan bertanya padaku, "Lalu menurutmu cinta itu apa?"
Aku tidak tahu harus menjawab apa. Aku benar-benar tidak tahu.
Dulu, aku pernah jatuh cinta. Bahkan setengah meninggal. Tapi kini aku sadar, itu bukan cinta. Juga bukan dia yang kucari.

Lalu apa itu cinta? Apakah yang dikatakan mereka benar?
Aku bingung, hingga pada akhirnya aku menemukan sebuah jawaban.
"Ya, itu semua adalah cinta. Apapun yang mereka katakan itu adalah cinta. Hanya saja, aku sulit untuk mencari kebenarannya. Adakah cinta seperti itu?"





- edited. Sampai sekarang juga belum mengerti. 09 Februari 2018.

Legaaaaaaaaa...

Hufft. Akhirnya selesai sudah UNAS-nya. Tinggal nunggu hasil jerih payahku.
Hehm.. di antara itu, ada sesuatu yang membingungkanku.

Yeah! Dia. Aku pikir aku bisa melupakannya dengan mudah.
Ternyata aku butuh libur panjang. Biar ngurangin frekuensi pertemuanku sama dia. Jadi bisa gampang gitu buat lupa (mbulet).

Sebenernya apa sih perasaanku ke dia?
Suka? Cinta? Atau aku aja yang kebawa suasana?
Bingung.. 




- edited. Ini masih tentang kamu lho. Untung kamu dulu (sampai sekarang) bukan anak blogger dsb. 09 Februari 2018

Sunday, April 12, 2009

What Friend are For?

Teman. Sesuatu yang membuatmu merasa tenang juga kesusahan. Tapi untuk apakah teman? Apa itu teman? Untuk siapa dan dari siapakah teman?

Aku memiliki teman, teman yang benar-benar hebat. Tapi seringkali aku memikirkan, kenapa aku sebegitu tertariknya untuk berada di tengah-tengah mereka. Tertawa bersama, menangis, berjalan, berbicara, makan, dan sebagainya. Aku selalu mencari maksud dari semua itu. Kenapa harus ada teman? Kenapa aku sangat menyukai teman? Apakah sesungguhnya teman itu?

Aku suka sekali membaca Naruto. Dia sangat menghargai teman-temannya, menjaga, membela. Bahkan demi seorang teman, dia rela mati. Kenapa dia sebegitunya demi seorang teman? Apakah arti teman baginya?

Kadang, mencari teman itu susah meski mereka di sekeliling kita. Susah untuk mencari teman yang sebenarnya. Aku seringkali bertemu teman yang bukan sebenarnya. Dia menuntut balasan. Dia hanya ada saat kita tertawa.

Apakah demi seorang teman, kita harus merela agar mereka mampu menghapus dahaga kesepian kita? Layaknya mesin penjual minuman, kita harus merelakan kepingan-kepingan terakhir kita. Apakah kita harus seperti itu?

Give me the answered, please.





- edited. Alhamdulillah.. dimanapun saya berada saya selalu dikelilingi teman-teman yang hebat. Dari SD, SMP, SMA, kuliah dan kerja. Meski akrab saat SD kemudian jadi canggung saat ketemu lagi pas sudah SMP atau SMA. Meski akrab saat SMP, sampai sekarang masih akrab sih hehehe.. mereka masih suka nanya kabar, dan sudah berkeluarga semua. Temen SMA yang luar biasa gilanya, awet sampai sekarang. Temen kuliah ini, kehilangan jejaknya saat masa penyusunan skripsi. Dianya memilih mundur perlahan terus hilang. Kamu dimana Karuuuu? Lalu saat ini teman kerja. Alhamdulillah nggak ada yang jahat, karena yang jahat bukan temanku. Hahaha. 09 Februari 2018.

Sunday, April 5, 2009

I Think This is Love, But ...

Huuft.. What's wrong with me?
Aku pikir itu cinta, ternyata aku hanya termakan lelucon mereka. Betapa bodoh dan tololnya diriku.
Haha.. Kenapa ya, yang namanya janji nggak ditepatin itu sakit?
Aku bosan.


Have you ever felt some kind emptiness inside?
You will never measure up





- edited. Kalau nggak salah ini gara-gara tau si dia pacaran sama Aisy hahahaha. Galau parah pas itu. Sayanya aja yang keegeran kayaknya. Kemarin malam ngecek grup WA. Profil pic-nya dia pakai foto istrinya lagi ngegendong anaknya. Seneng sih ngeliatnya.. terus akunya mewek nggak tau kenapa hahahaha. 09 Februari 2018









A Short Trip To Nostalgic

      If I have money and some days off, I prefer go to somewhere than go home. No, it's not because I don't miss my home and my fa...