Wednesday, March 10, 2010

Friends?

Pada mata kuliah Pengantar Ilmu Sastra tadi siang membuatku masih tertegun akan sesuatu. Akan arti pertemanan yang selama ini masih kuragukan. Mereka mengatakan teman itu penting untuk kita. Teman itu baik untuk kehidupan kita. Ada juga teman yang tidak baik. Entahlah..

Sebenernya apa sih yang kamu tuntut dari sebuah pertemanan?

Jika temanmu pelit, apakah kamu menuntut agar dia tidak pelit? Jika temanmu egois, apakah kamu menuntut agar dia tidak egois? Seperti itukah pertemanan??

Kawan, manusia diciptakan dengan karakter yang berbeda-beda. Kita punya kodrat masing-masing. Kita tidak bisa menuntut kamu harus begini, kamu harus begitu. Jangan begini, jangan begitu. Dia punya karakteristik sendiri yang tidak bisa kau ubah karena itu adalah ciptaan Sang Agung.

Pertemanan adalah menerima orang-orang di sekelilingmu dengan lapang dada untuk menjadi temanmu. Karena seburuk apapun temanmu, dia punya sisi baik yang membuatmu nyaman berada di dekatnya. Begitulah pahamku. Aku tidak bisa menuntut mereka yang pelit, yang sombong, yang egois, yang seenaknya sendiri. Aku bukan pengecut, tapi aku hanya menghargai diri mereka sebagai sebuah ciptaan.

Ini cerita pribadiku. Dari sekian temanku, hanya 3-4 orang yang aku nyaman berada di dekatnya jika kita hanya berdua. Bukannya ada rasa atau gimana, tapi di samping mereka aku bisa jadi diriku sendiri. Aku bisa berbicara dengan ekspresi yang memang milikku, tertawa dengan karakterku, dan bercanda sesuai seleraku.
Contohnya dengan orang ini. Aku tidak tahu kenapa aku bisa nyaman dengannya, meskipun kata teman-temanku yang lain dia ini tidak baik, pelit, seenaknya sendiri, suka nyuruh-nyuruh. Dan kata mereka aku ini jadi korbannya. Benarkah?

Aku nyaman dengan dia, aku bisa jadi diriku sendiri. Aku bisa mengeluarkan banyolan-banyolan yang tak pernah ku keluarkan saat dengan yang lain. Apakah karena orang ini Cancer, yang sama denganku?

Thursday, March 4, 2010

Nikki (Diary)

Ehmh .. Lagi nggak ada kelas. Masuk lagi jam 3 sore nanti. Membosankan ya?

Dimulai hari Selasa kemarin. Nihongo Kiso shou-tesuto. Masya Allah .. soalnya bikin napas berhenti mendadak. Dosennya memuakkan. Dosen baru yang ****. Belagu banget pokoknya. Mending Wuri-sensei. Menyesal dulu tak membahagiakannya (aku tak pernah mengerjakan tugas-tugasnya, tetapi dia tak pernah marah ataupun mengusirku dari kelasnya seperti shinigami). Gomennasai sensei (tapi muka dia waktu liat mukaku sensi banget, sampe sekarang).

Lalu Goi (vocabulary). Hiyaaaaa.. Bertemu lagi dengan shinigami (dewa kematian). Dag dig dug kalo diajar itu dosen. Was was dan gelisah. Sebelum kelas dimulai, selalu memastikan tugas-tugas telah terisi penuh. Jika tidak, maka kau akan mendengar "Get out!" dengan wajah seramnya.

Lalu Chokai (listening). Ya ampuuuuun.. Mengantuk sangat. Orang ini lebih banyak dongengnya yang tsumaranai (membosankan). GJ sangat.


Rabu. Ilmu Komunikasi, dosennya mukanya mirip Bokap. Mirip rip lah. Menyenangkan mata kuliahnya. Tidak membosankan.

Pengantar Ilmu Sastra, excited! Aku suka mata kuliah iniiiiiii!!! Jatuh cinta wes! Dosennya ternyata juga menyenangkan. Jodohku memang sastra. Meski tak pandai bikin kata - kata indah, sastra adalah minatku. Karena sastra bukan hanya indah, tetapi .... Lupa. Hehehe (nama dosennya Heni-sensei).

Nihongo Kiso, nggak bisa memahami maksud dosen ini. Apa yang dikatakannya terasa mbulet di lantai 2 Matos. Membutuhkan waktu yang lama untuk mencerna kalimat-kalimatnya (I-sensei ini mah hahaha).

Moji, dosennya mantab jaya! Enak banget pokonya. Meski kuliah jam setengah tujuh malam, terasa kuliah jam setengah tujuh pagi. Semangat jaya!


Dan hari ini, kuliah PPMJ. Excited too!!! Sejarah Jepang menyenangkan. Totemo taisestu (sangat penting). Ternyata Jepang sangat jaim. Bahkan warganya tak tahu kalo Hiroshima dan Nagasaki pernah di bom. Hal - hal yang memalukan tak dicantumkan di buku sejarahnya ... Ckckckc.

Saat ini berada di greengrass. Tanah lapang yang hijau di naungi pohon - pohon pinus dan palm. Bersama kawan - kawan yang kadar gilanya tinggi tapi enggan untuk diperiksakan. Ada Erma (si atama ga ii, puinter sangat), Anetta (Bakpao chik yen), Enno (kekkon), Disty (brownies, Ve yang ngasi nama), Lovi, Bety (penggila Arema), Akbar (pasangan hombreng si GJ-san, Dida. Katanya dia hamil. Wkakakakaka .. XD). Rambutnya baru boooook. Lucuu !!

Monday, March 1, 2010

Nasibku

Satu hal yang selalu kusadari. Kebodohanku takkan pernah berakhir. Ceritanya begini.

Jam sebelas tadi kuliah Moji (yang isinya cuma Kanji, Kanji, dan Kanji). Dosennya ngasih kuis lho. Di awal semester pula. Untungnya paginya udah belajar. Tapi aku membiarkan beberapa kesalahan pada kertas kuisku dan itu adalah kesalahan yang benar-benar bodoh. Itu soal guampang buanget dibandingkan sama soal-soalnya Shinigami (R-sensei) dan Nightmare (F-sensei). Sumpah.

Lalu, nasib Moji-ku ada di tangan pria (A-sensei) ini. Kenapa tidak di tangan duo Shinigami dan Nightmare saja. Biarlah aku menderita di tangan kedua orang itu ketika kuis ataupun ujian, kalo emang bisa buat aku paham huruf apa yang mereka tulis. Pria ini lebih banyak bercerita dengan banyolan super garingnya T_T

Sekarang ada di wifi-area Fakultas Ilmu Budaya punya. Bersama monyet/saru/karu. Aku stress nggak bisa download mp3. Sedangkan dia bahagia bisa mendownload yaoi-yaoi-nya. Kau tau apa itu yaoi? Tanyakan pada orang Jepang atau maniak yaoi sendiri. Sesuatu yang .. menjijikkan.

Habis ini kuliah Nihongo Kiso. Katanya mau kuis. Belajar? Nggak sama sekali .. Nihongo Kiso juga. Nasibnya ada di tangan dua dosen baru. Bukan Anggit-sensei lagi T_T


A Short Trip To Nostalgic

      If I have money and some days off, I prefer go to somewhere than go home. No, it's not because I don't miss my home and my fa...