Tuesday, May 18, 2010

Super Junior!



Pernah ngefans sama artis? Atau menyukai seseorang sampai sedetikpun image mereka nggak bisa ilang dari otak? Ini yang aku alami sekarang T.T

Sekitar pertengahan bulan Maret lalu, aku suka video clip Super Junior, Sorry Sorry (sama Super Girl). Video ya, video. Soalnya dance-nya kereeeeeeeeen. Sumpah. Tapi, lama kelamaan ini nggak cuma Sorry Sorry. Mulai nama dari 13 member SuJu (Super Junior) aku hapal dalam hitungan 2-3 menit. Ini 13 orang buuuuk.. Bukan 11 orang kayak di kubu AC Milan yang lama banget ngapalinnya. Menurutmu aku kena penyakit gila nomer berapa yah? Parah?

Dari situ aku cari video mereka, sekarang terkumpul banyak dengan berbagai folder yang berbeda. Dari donlod.an dewe, anyar, anyar maneh, anyar-anyar maneh.. hahaha. Stress nih. Haha. Aku suuuuuuukaaaaaaaa banget sama mereka. Mereka itu konyol, nggak punya malu, blak-blak-an, nggak jaim, juga gila. Ya ampun.. Taulah aku ini ngomong apa. Tapi ini yang ada di otakku sekarang. XD



















- edited. Yah.. seperti nasib manusia pada umumnya, Super Junior pun mengalami pasang surut. Sekarang yang aktif cuma 9 orang. Hankyung (Hangeng) hengkang dari SuJu, Kibum mau fokus ke akting (entah film apa yang dia mainkan), Kangin kena masalah bertubi-tubi (habis tabrak lari entah yang baru-baru ini apaan sampai beberapa ELF enggan menganggapnya member lagi), Sungmin (karena dia kawin, ELF merasa terkhianati. Terutama Kyuhyun hahahaha). Dan aku sekarang tidak segila dulu mengenai mereka ataupun korea-koreaan. 09 Februari 2018

Monday, April 19, 2010

Tempat Favorit

Kali ini aku menemukan tempat yang bagus di kampusku. Gedung Rektorat Lama lantai 3. Dimana di sini terjajar tiga bangku marmer yang menghadap langsung ke jendela yang melukiskan barisan pegunungan di Batu. Orang sotoy bilang itu Gunung Banyak. Aku tak tahu dan masih meragukannya. Pegunungan itu berdiri di atas barisan pepohonan Hutan MIPA yang tingginya hampir sejajar. Indah, indah, dan indah.. Hatiku lumer memandangnya.

Tapi sayangnya, jendela ini tak bisa dibuka dan udara segar Malang tak bisa masuk. Hemm.. gimana cara ngasi saran ke pimpinan ya?

Sudah lama sekali aku tak mendekati pegunungan itu sejak kisah cinta ini terputus. Peduli amat. waktunya mendownload video SuJu .. lol




- edited. Beberapa tahun kemudian, aku masih berstatus mahasiswa, tempatnya sudah dirombak karena dibangun gedung baru. Dulunya nggak banyak yang tahu tempat itu. Tahu tempat itu dari siapa ya? Tyas?  09 Februari 2018.

Wednesday, March 10, 2010

Friends?

Pada mata kuliah Pengantar Ilmu Sastra tadi siang membuatku masih tertegun akan sesuatu. Akan arti pertemanan yang selama ini masih kuragukan. Mereka mengatakan teman itu penting untuk kita. Teman itu baik untuk kehidupan kita. Ada juga teman yang tidak baik. Entahlah..

Sebenernya apa sih yang kamu tuntut dari sebuah pertemanan?

Jika temanmu pelit, apakah kamu menuntut agar dia tidak pelit? Jika temanmu egois, apakah kamu menuntut agar dia tidak egois? Seperti itukah pertemanan??

Kawan, manusia diciptakan dengan karakter yang berbeda-beda. Kita punya kodrat masing-masing. Kita tidak bisa menuntut kamu harus begini, kamu harus begitu. Jangan begini, jangan begitu. Dia punya karakteristik sendiri yang tidak bisa kau ubah karena itu adalah ciptaan Sang Agung.

Pertemanan adalah menerima orang-orang di sekelilingmu dengan lapang dada untuk menjadi temanmu. Karena seburuk apapun temanmu, dia punya sisi baik yang membuatmu nyaman berada di dekatnya. Begitulah pahamku. Aku tidak bisa menuntut mereka yang pelit, yang sombong, yang egois, yang seenaknya sendiri. Aku bukan pengecut, tapi aku hanya menghargai diri mereka sebagai sebuah ciptaan.

Ini cerita pribadiku. Dari sekian temanku, hanya 3-4 orang yang aku nyaman berada di dekatnya jika kita hanya berdua. Bukannya ada rasa atau gimana, tapi di samping mereka aku bisa jadi diriku sendiri. Aku bisa berbicara dengan ekspresi yang memang milikku, tertawa dengan karakterku, dan bercanda sesuai seleraku.
Contohnya dengan orang ini. Aku tidak tahu kenapa aku bisa nyaman dengannya, meskipun kata teman-temanku yang lain dia ini tidak baik, pelit, seenaknya sendiri, suka nyuruh-nyuruh. Dan kata mereka aku ini jadi korbannya. Benarkah?

Aku nyaman dengan dia, aku bisa jadi diriku sendiri. Aku bisa mengeluarkan banyolan-banyolan yang tak pernah ku keluarkan saat dengan yang lain. Apakah karena orang ini Cancer, yang sama denganku?

Thursday, March 4, 2010

Nikki (Diary)

Ehmh .. Lagi nggak ada kelas. Masuk lagi jam 3 sore nanti. Membosankan ya?

Dimulai hari Selasa kemarin. Nihongo Kiso shou-tesuto. Masya Allah .. soalnya bikin napas berhenti mendadak. Dosennya memuakkan. Dosen baru yang ****. Belagu banget pokoknya. Mending Wuri-sensei. Menyesal dulu tak membahagiakannya (aku tak pernah mengerjakan tugas-tugasnya, tetapi dia tak pernah marah ataupun mengusirku dari kelasnya seperti shinigami). Gomennasai sensei (tapi muka dia waktu liat mukaku sensi banget, sampe sekarang).

Lalu Goi (vocabulary). Hiyaaaaa.. Bertemu lagi dengan shinigami (dewa kematian). Dag dig dug kalo diajar itu dosen. Was was dan gelisah. Sebelum kelas dimulai, selalu memastikan tugas-tugas telah terisi penuh. Jika tidak, maka kau akan mendengar "Get out!" dengan wajah seramnya.

Lalu Chokai (listening). Ya ampuuuuun.. Mengantuk sangat. Orang ini lebih banyak dongengnya yang tsumaranai (membosankan). GJ sangat.


Rabu. Ilmu Komunikasi, dosennya mukanya mirip Bokap. Mirip rip lah. Menyenangkan mata kuliahnya. Tidak membosankan.

Pengantar Ilmu Sastra, excited! Aku suka mata kuliah iniiiiiii!!! Jatuh cinta wes! Dosennya ternyata juga menyenangkan. Jodohku memang sastra. Meski tak pandai bikin kata - kata indah, sastra adalah minatku. Karena sastra bukan hanya indah, tetapi .... Lupa. Hehehe (nama dosennya Heni-sensei).

Nihongo Kiso, nggak bisa memahami maksud dosen ini. Apa yang dikatakannya terasa mbulet di lantai 2 Matos. Membutuhkan waktu yang lama untuk mencerna kalimat-kalimatnya (I-sensei ini mah hahaha).

Moji, dosennya mantab jaya! Enak banget pokonya. Meski kuliah jam setengah tujuh malam, terasa kuliah jam setengah tujuh pagi. Semangat jaya!


Dan hari ini, kuliah PPMJ. Excited too!!! Sejarah Jepang menyenangkan. Totemo taisestu (sangat penting). Ternyata Jepang sangat jaim. Bahkan warganya tak tahu kalo Hiroshima dan Nagasaki pernah di bom. Hal - hal yang memalukan tak dicantumkan di buku sejarahnya ... Ckckckc.

Saat ini berada di greengrass. Tanah lapang yang hijau di naungi pohon - pohon pinus dan palm. Bersama kawan - kawan yang kadar gilanya tinggi tapi enggan untuk diperiksakan. Ada Erma (si atama ga ii, puinter sangat), Anetta (Bakpao chik yen), Enno (kekkon), Disty (brownies, Ve yang ngasi nama), Lovi, Bety (penggila Arema), Akbar (pasangan hombreng si GJ-san, Dida. Katanya dia hamil. Wkakakakaka .. XD). Rambutnya baru boooook. Lucuu !!

Monday, March 1, 2010

Nasibku

Satu hal yang selalu kusadari. Kebodohanku takkan pernah berakhir. Ceritanya begini.

Jam sebelas tadi kuliah Moji (yang isinya cuma Kanji, Kanji, dan Kanji). Dosennya ngasih kuis lho. Di awal semester pula. Untungnya paginya udah belajar. Tapi aku membiarkan beberapa kesalahan pada kertas kuisku dan itu adalah kesalahan yang benar-benar bodoh. Itu soal guampang buanget dibandingkan sama soal-soalnya Shinigami (R-sensei) dan Nightmare (F-sensei). Sumpah.

Lalu, nasib Moji-ku ada di tangan pria (A-sensei) ini. Kenapa tidak di tangan duo Shinigami dan Nightmare saja. Biarlah aku menderita di tangan kedua orang itu ketika kuis ataupun ujian, kalo emang bisa buat aku paham huruf apa yang mereka tulis. Pria ini lebih banyak bercerita dengan banyolan super garingnya T_T

Sekarang ada di wifi-area Fakultas Ilmu Budaya punya. Bersama monyet/saru/karu. Aku stress nggak bisa download mp3. Sedangkan dia bahagia bisa mendownload yaoi-yaoi-nya. Kau tau apa itu yaoi? Tanyakan pada orang Jepang atau maniak yaoi sendiri. Sesuatu yang .. menjijikkan.

Habis ini kuliah Nihongo Kiso. Katanya mau kuis. Belajar? Nggak sama sekali .. Nihongo Kiso juga. Nasibnya ada di tangan dua dosen baru. Bukan Anggit-sensei lagi T_T


Friday, February 26, 2010

The Unfinished Part


-->
Jam 7 tadi pagi aku baru bangun. Kebangun soalnya nyokap telpon. Ku pikir alarm yang bunyi, kok libur-libur gini pasang alarm. Rajin amat. Tapi, telponnya bikin aku nangis. Aku bukan lagi dimarahi. Tapi.. dia memperhatikanku. Dari seminggu kemaren tenggorokanku emang agak bermasalah. Suaraku jadi sengau mirip nenek-nenek. Tapi nyokap ngiranya aku nangis.
Hal yang buat aku nangis: nyokap itu emang yang paling bener meskipun kebenarannya gak pernah ku suka. Apapun yang dikatakannya di awal pasti bener di belakangnya. Dan keputusan yang selalu ku ambil itu salah. Dan aku baru nyadar di akhir.

Bokap nggak mau ngirim duit. Setauku bokap nggak pernah gitu. Aku nyangkanya si istri muda yang bales sms ku. Tapi.. bener ya, kalau manusia itu berubah. Bokap berubah. BERUBAH.

Apa dia lupa kalo dia itu orang yang paling khawatir waktu aku sakit dan sakitnya cuma sakit panas.

Apa dia lupa waktu aku masih kecil dulu aku nangis mulu nggak diem-diem meski dia udah gendong aku di punggung dan ngajak aku jalan-jalan keliling kampung, dibeliin permen lollipop yang bentuk kaki kesukaanku (ini malem-malem).

Apa dia lupa waktu tulang pergelangan tanganku patah dia bela-belain bawa aku ke sangkal putung di daerah mana ituh aku lupa, Surabaya pokoknya. Siang - siang, panas, lagi puasa pula. Mantep dah.. Dan akhirnya kita berdua berbuka puasa duluan minum es campur yang segernya wahhh!!

Apa dia lupa waktu aku merengek di beliin crayon pas dia baru pulang kerja. Terus sepulang dari memenuhi hasratku terhadap crayon vespa kesayangannya diserempet orang, kakiku lecet, dan dia hampir jatuh.

Apa dia lupa semuanya itu? APA DIA LUPA? Lalu hal apa yang membuatnya lupa? Karena aku sudah besar dan tidak membutuhkan perhatiannya lagi?? OMONG KOSONG!

Wanita yang di sampingnya itu
Hei, apa salahku? Kenapa kau menjauhkanku dari papaku?
Apa aku pernah menjauhkanmu darinya?
Kau iri padaku?
Dia cuma tua bangka, apa hebatnya hingga menarik perhatianmu?
Aku rela kau yang ada di sampingnya, aku rela.
Aku tak cemburu, tak iri. Lalu apa salahku?

Thursday, February 25, 2010

Last Child - Diary Depresi (English Translation)

tonight is rained again
with memories that bringing up the pain in the heart
the pain should be treated
I expected never be happened

I remember when dad left
and we began to starve
the usual thing that made me to live on the streets
when I don't understand about the meaning of a divorce,
which destroyed all the wonderful things I ever had

it's natural if I envy you now
a happy life by dint of the wonderful atmosphere in your home
the things that I always compare it with my dark life
no self-esteem to survived my life

maybe for a moment I can forget
with liquor that I hold now
or scraping the glass on my arm
anything I will to do I want to forget

but when I became aware of the hangover last night
the sore of this wound deepened I felt
when I had to understand how wonderful to be loved
the things that I never get since I live on the streets



sorry but my translation probably sucks!

PPMJ (Pola Pemikiran Masyarakat Jepang)

Habis kelas Pola Pemikiran Masyarakat Jepang. Kok penting banget sih mata kulnya .. Ngapain juga mikirin pola mikir mereka? Ya emang sih mereka dalam hal skill dan rajin lebih jempol dari pada kita. Tapi kok ya ... Taulah.

"Terus kenapa ambil kelas ituh???"

Si monyet alias saru alias karu bilang dosennya pake native. Tanpa ragu dan malu aku ambil kelas ituh. Aku pualing seneng kalo denger orang Jepang ngomong tapi kitanya nggak ngeh, terus pake bahasa isyarat yang tambah buat kita nggak ngerti. Hehehehe ...

Tapi ternyata eh ternyata, dosennya lokal. Buku pegangannya dwi bahasa, yaitu bahasa Jepang (yang semuanya pake hurup Kanji tanpa yomikata tanpa romaji. Damn!) dan English. Mau nangis rasanya. Monyet sialaaaan ...


Saru: monyet
Yomikata: cara baca, biasanya di atas huruf Kanji ada huruf Hiragana kecil.

Sunday, February 14, 2010

Last Child - Diary Depresi

Lagu ini untukmu kawanku.. yang punya nasib sama denganku. Tapi kuyakin, peristiwa semacam ini takkan mampu membunuh mimpimu ataupun mimpiku. Memang telah mengotori masa lalu dan menyuramkan masa depanmu. Tapi itu takkan bisa membunuh dirimu, membunuh semangatmu, senyummu. Hentikan kegilaanmu, hentikan kebodohanmu. Tak akan ada artinya dalam hidupmu.



Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yang ku harap tiada pernah terjadi

Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah yang dulu pernah aku miliki

Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan

Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan

Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan sejak aku hidup di jalanan



Menyakitkan memang. Tapi mau apa, takdir telah mempermainkan. Kini saatnya kau bangkit, menunjukkan pada mereka bahwa itu bukanlah hal yang sulit. Memang telah membuat tangis, tapi sudahi saja. Kita berhak untuk tertawa. Kita berhak untuk bahagia. Kita menangis lihat hari ini, tapi tersenyum tatap masa depan (lagunya Slank) .




- edited. Dulu denger lagu ini pertama kali di radio, EBS FM kalau nggak salah. Last Child belum seterkenal sekarang. Dan langsung luruh tiap dengar lagu ini. Dan ternyata dua teman dekatku juga punya nasib sama, dimana pas kuliah aku baru tau. Padahal SMA kita sama-sama. Terima kasih Last Child. 09 Februari 2018.

http://www.mp3raid.com/search/download-mp3/611238/last_child_diary_depresi.html


A Short Trip To Nostalgic

      If I have money and some days off, I prefer go to somewhere than go home. No, it's not because I don't miss my home and my fa...