Lagu ini untukmu kawanku.. yang punya nasib sama denganku. Tapi kuyakin, peristiwa semacam ini takkan mampu membunuh mimpimu ataupun mimpiku. Memang telah mengotori masa lalu dan menyuramkan masa depanmu. Tapi itu takkan bisa membunuh dirimu, membunuh semangatmu, senyummu. Hentikan kegilaanmu, hentikan kebodohanmu. Tak akan ada artinya dalam hidupmu.
Menyakitkan memang. Tapi mau apa, takdir telah mempermainkan. Kini saatnya kau bangkit, menunjukkan pada mereka bahwa itu bukanlah hal yang sulit. Memang telah membuat tangis, tapi sudahi saja. Kita berhak untuk tertawa. Kita berhak untuk bahagia. Kita menangis lihat hari ini, tapi tersenyum tatap masa depan (lagunya Slank) .
- edited. Dulu denger lagu ini pertama kali di radio, EBS FM kalau nggak salah. Last Child belum seterkenal sekarang. Dan langsung luruh tiap dengar lagu ini. Dan ternyata dua teman dekatku juga punya nasib sama, dimana pas kuliah aku baru tau. Padahal SMA kita sama-sama. Terima kasih Last Child. 09 Februari 2018.
http://www.mp3raid.com/search/download-mp3/611238/last_child_diary_depresi.html
Malam ini hujan turun lagi
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yang ku harap tiada pernah terjadi
Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah yang dulu pernah aku miliki
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan
Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan sejak aku hidup di jalanan
Bersama kenangan yang ungkit luka di hati
Luka yang harusnya dapat terobati
Yang ku harap tiada pernah terjadi
Ku ingat saat Ayah pergi, dan kami mulai kelaparan
Hal yang biasa buat aku hidup di jalanan
Disaat ku belum mengerti arti sebuah perceraian
Yang hancurkan semua hal indah yang dulu pernah aku miliki
Wajar bila saat ini, ku iri pada kalian
Yang hidup bahagia berkat suasana indah dalam rumah
Hal yang selalu aku bandingkan dengan hidupku yang kelam
Tiada harga diri agar hidupku terus bertahan
Mungkin sejenak dapat aku lupakan
Dengan minuman keras yang saat ini ku genggam
Atau menggoreskan kaca di lenganku
Apapun kan ku lakukan, ku ingin lupakan
Namun bila ku mulai sadar, dari sisa mabuk semalam
Perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan
Disaat ku telah mengerti, betapa indah dicintai
Hal yang tak pernah ku dapatkan sejak aku hidup di jalanan
Menyakitkan memang. Tapi mau apa, takdir telah mempermainkan. Kini saatnya kau bangkit, menunjukkan pada mereka bahwa itu bukanlah hal yang sulit. Memang telah membuat tangis, tapi sudahi saja. Kita berhak untuk tertawa. Kita berhak untuk bahagia. Kita menangis lihat hari ini, tapi tersenyum tatap masa depan (lagunya Slank) .
- edited. Dulu denger lagu ini pertama kali di radio, EBS FM kalau nggak salah. Last Child belum seterkenal sekarang. Dan langsung luruh tiap dengar lagu ini. Dan ternyata dua teman dekatku juga punya nasib sama, dimana pas kuliah aku baru tau. Padahal SMA kita sama-sama. Terima kasih Last Child. 09 Februari 2018.
http://www.mp3raid.com/search/download-mp3/611238/last_child_diary_depresi.html
No comments:
Post a Comment