Monday, February 26, 2018

KFC, Pantai Amal dan Geng Rumpi



Sabtu, 17 Februari 2018.

Seharian pengangguran di kantor bingung mau ngapain karena kerjaan sudah selesai semua, biarlah magabut sesekali (sesekali ya). Habis itu pulangnya galau lagi mau nongkrong di mana, antara Galileo (lagi) atau rumah Cin Yuli. Setelah perdebatan panjang di telepon dan WA grup, akhirnya kita nongkrong di KFC, satu-satunya fast food yang ada di Tarakan. McDonald? Pizza Hut? Hokben? Nggak ada di sini, cuy. Makanya kalau pulang kampung munyak (bete) sendiri lihat KFC hahahaha.

Dan pada akhirnya, Aku, Unnie, Cin Yuli dan Neng Ipeh bertemu di KFC. Tentu saja aku memesan menu biasanya, Super Besar 1 yang ayamnya nggak seberapa besar, cream soup dan ice cream sundae. Makan cuma 30 menitan, ngerumpinya dua jam-an. Ngerumpiin apa sih emangnya? Banyak.

Sebelum berangkat ke KFC, ngerumpi dulu di kantor sama Cin Indo dan si Gendut. Ternyata mereka berdua stalker handal di dunia maya hahahaha. Bisa-bisanya dua orang ini stalking facebooknya si Coy dan keluarga barunya. Hal yang luar biasa untuk ukuran Cin Indo yang baru punya hp dan hp-nya hp titut titut pula, nggak pernah mainan facebook juga. Mamak satu ini....


Minggu, 18 Februari 2018.

Sunday is laundry day. Ya, hari Minggu waktunya bangun siang. Kemudian mandi, nyuci, beres-beres kamar lalu sarapan. Setelahnya quality time with my self, entah nonton drakor, variety show korea, film, ngemil atau tidur lagi. Bebas. Iya, setelah dapat utusan dari GM bahwa aku tidak lagi boleh masuk sore dan kalau bisa liburnya bukan di hari aktif. Sebelumnya liburku di hari Senin selama dua tahun lebih, sekarang di ganti Minggu. Padahal enak bisa sombong, yang lain pada menggerutu karena Monster Day akunya malah santai di rumah hahahaha. Tapi sekarang sudah nggak bisa sombong. Gapapa, yang penting masih dapat hari libur.

Sorenya setelah tidur sebentar, aku pergi ke Pantai Amal. Aku sama Unnie kumpul di Hotel nunggu dijemput Andre, lamanya dia datang eh rupanya bawa calon bininya. Pacarnya cantik. Novi ya namanya? Apa Vita? Ah pokoknya cantik.

Habis itu kami jemput Cin Yuli di rumahnya, dan langsung meluncur ke Pantai Amal. Di sana sudah menunggu Ijal sama Neng Ipeh, juga Pitung. Sebelum kami datang Neng Ipeh sudah pesan Kapah  (sejenis kerang) sama Udang gorengnya, juga tak lupa es kelapa mudanya. Jadi sesampai di Amal, tanpa menunggu lama pesanan kami datang, cuss langsung makan hahaha. Kalau mau pergi ke Amal, mampir di rumah makan Santa 2 ya. Di situ sambal Burasnya enak (Buras sejenis lontong yang diolah dengan santan, bukan air).

Dan.. setelah bertahun-tahun aku memutuskan untuk berhenti merokok, sore itu ditemani senja yang temaram karena mendung dan deburan ombak laut pasang, aku merokok lagi. Asal tahu saja, aku sudah merokok sejak SMA. Tentu saja tanpa sepengetahuan keluargaku. Bukan untuk gaya-gayaan atau menjadi sebuah kebiasaan, tapi rasanya ada yang ikut hilang bersama asap rokok yang aku hembuskan ke udara, rasa gundah gelisah bercampur sedih yang entah datang dari mana. Rasanya, melihat asap rokok yang perlahan hilang itu menenangkan. Seolah-olah asap itu mengatakan, "Tenanglah. Akan sama sepertiku yang segera lenyap di antara waktu. Tenanglah."

Haaahhh... jadi rindu ngerokok bareng kamu. Tanpa protes atau mencibir karena aku seorang perempuan dan kau laki-laki, kita berbarengan menyalakan rokok masing-masing dan menghabiskannya dalam keheningan. Kau menikmati rokokmu dan akupun menikmati rokokku, tanpa interupsi cukup berbicara dari hati. Meski kau tahu saat itu aku ingin menangis dan menjerit, tapi kau tetap diam dengan rokokmu, bahkan tak kudengar suara hembusan nafas atau detak jantungmu. Hey, aku rindu. Apa kabarmu?






- lagi jadi reception hari ini karena seorang kawan bangun kesiangan dan tukar off. Aku ngetik di pc reception, saat jam kerja. Hahahahaha.

No comments:

A Short Trip To Nostalgic

      If I have money and some days off, I prefer go to somewhere than go home. No, it's not because I don't miss my home and my fa...